POLRES SUMEDANG PAPARKAN KAMTIBMAS AKHIR TAHUN 2025, KAPOLRES TEGASKAN KOMITMEN PELAYANAN PUBLIK DAN PENEGAKAN HUKUM
LintasBuana - Sumedang – Polres Sumedang menggelar Press Release Kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Akhir Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Command Center Polres Sumedang, Jalan Prabu Gajah Agung No. 78, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Rabu (31/12/2025) sore.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K., didampingi Wakapolres Sumedang Kompol Sungkowo, S.H., M.H., Pejabat Utama Polres Sumedang, serta dihadiri Pokja Jurnalistik Polres Sumedang.
Dalam paparannya, Kapolres Sumedang menyampaikan gambaran umum situasi Kamtibmas Kabupaten Sumedang sepanjang Tahun 2025 sebagai bentuk akuntabilitas publik dan transparansi kinerja Polri, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Press release akhir tahun ini kami sampaikan sebagai wujud keterbukaan Polri kepada masyarakat, sekaligus evaluasi bersama atas dinamika kamtibmas yang terjadi selama Tahun 2025,” ujar AKBP Sandityo Mahardika.
Kriminalitas dan Penyelesaian Perkara
Kapolres mengungkapkan, sepanjang Tahun 2025 jumlah tindak pidana tercatat sebanyak 548 perkara, meningkat dibandingkan Tahun 2024 yang berjumlah 433 perkara. Namun demikian, berdasarkan perhitungan indeks tren, terjadi penurunan tren kriminalitas sebesar 26,5 persen, yang menunjukkan efektivitas langkah pencegahan dan pengendalian Kamtibmas.
Penyelesaian perkara juga mengalami peningkatan, dari 258 perkara pada Tahun 2024 menjadi 281 perkara pada Tahun 2025 atau naik 8,1 persen. Sementara itu, tunggakan perkara meningkat seiring bertambahnya beban perkara baru dan keterbatasan personel penyidik.
“Peningkatan jumlah perkara menjadi tantangan tersendiri, namun kami terus berupaya meningkatkan kualitas penanganan perkara agar pelayanan hukum kepada masyarakat tetap optimal,” tegas Kapolres.
Tren Kejahatan dan Kasus Narkoba
Jenis tindak pidana yang menonjol selama Tahun 2025 meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), penganiayaan, penipuan, dan perkara perlindungan anak. Di sisi lain, beberapa jenis kejahatan menunjukkan penurunan signifikan, khususnya curat tertentu, pengrusakan, dan pelanggaran ringan.
Pada penanganan narkoba, Polres Sumedang berhasil mengungkap 75 kasus dengan 109 tersangka, dimana 84 tersangka telah dinyatakan P21. Barang bukti yang diamankan antara lain sabu seberat 175,35 gram, tembakau gorila 412,76 gram, serta psikotropika dan obat keras dalam jumlah besar.
“Peningkatan pengungkapan kasus narkoba merupakan komitmen kami untuk melindungi generasi muda dan memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di Kabupaten Sumedang,” kata AKBP Sandityo.
Personel dan Pembinaan Internal
Kapolres juga memaparkan kondisi kekuatan personel Polres Sumedang yang saat ini masih mengalami kekurangan sebanyak 816 personel dari kebutuhan DSPP. Meski demikian, seluruh 205 personel Bhabinkamtibmas telah didukung operasional untuk menjaga stabilitas Kamtibmas di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam aspek pembinaan, sepanjang Tahun 2025 tercatat 8 personel melakukan pelanggaran, dengan sanksi tegas hingga pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
“Kami menerapkan zero tolerance terhadap pelanggaran anggota. Penegakan disiplin internal merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” tegasnya.
Lalu Lintas Berbasis Teknologi
Di bidang lalu lintas, Polres Sumedang mencatat penurunan angka kecelakaan sebesar 10,39 persen, korban meninggal dunia turun 13,29 persen, serta kerugian materiil menurun 7,52 persen. Penegakan hukum lalu lintas juga mengalami pergeseran ke arah pemanfaatan teknologi, ditandai dengan peningkatan signifikan penindakan melalui ETLE dari 30 kasus menjadi 994 kasus.
“Penegakan hukum lalu lintas ke depan akan semakin modern, transparan, dan humanis dengan mengedepankan teknologi serta edukasi kepada masyarakat,” pungkas Kapolres.
Press release diakhiri dengan sesi tanya jawab bersama awak media. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. H. Deden S
Posting Komentar